Biaya Masuk STAN – Pendidikan tinggi kedinasan yang berdiri pada tahun 1964, di Tangerang Selatan provinsi Banten itu merupakan sekolah tinggi di bawah naungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan.

Sekolah yang membuka 10 program studi yang merupakan jenjang pendidikan D1 dan D3 termasuk sekolah yang paling banyak diminati oleh pendaftar. Masa depan yang menjanjikan menjadikan sekolah ini menjadi sekolah elite. Para pelajar yang mampu menjadi bagian di sekolah patut bangga, karena telah berhasil menyingkirkan puluhan ribu pendaftar lainnya.

Biaya masuk STAN pun kadang menjadi momok yang banyak beredar bahwa biaya sekolah di sini tidaklah murah. Kalangan pelajar di daerah-daerah merasa minder dengan saingan dan juga takut biaya masuk STAN memerlukan budget yang banyak. Sehingga potensi dari daerah kurang tergali dan didominasi dengan pelajar dari lingkungan kota.

Biaya Masuk STAN

Padahal biaya masuk STAN digratiskan. Hanya perlu membayar online sebesar Rp.250.000,00 untuk syarat mengikuti tes selanjutnya. Kurangnya pemahaman daan informasi membuat pelajar didaerah kurang tergali dengan maksimal. Sebenarnya ada hal yang lebih penting untuk dipersiapkan agar bisa masuk di sekolah dinas ini.

Di Luar Biaya Masuk STAN Perhatikan Hal yang Lebih Penting

Syarat-syarat masuk STAN

Lebih baik menyiapkan berbagai hal ini dari pada kita dipusingkan dengan isu biaya masuk STAN. Sekolah dinas ini merupakan pendidikan yang dinaungi oleh lembaga negara yang sudah pasti sangat netral. Sehingga, walaupun kita mempunyai dana yang banyak, kalau kita tidak mumpuni pastinya kita tidak akan diterima.

Target nilai

Lulusan SMA, usia kurang dari 20 tahun, sehat jasmani, bebas narkoba, belum menikah, adalah syarat utama mendaftar di STAN ini, namun yang paling penting adalah nilai rapor yang bagus. Walaupun syaratnya hanya nilai minimal hanya 70, namun banyaknya siswa berprestasi yang mendaftar tentunya akan banyak nilai yang nyaris sempurna.

Perlu terapkan target dari awal. Kita inginkan nilai bagus maka kita tidak bisa santai-santai saat sekolah. Yang lain belajar satu jam kita harus lebih dari satu jam, untuk menyiapkan nilai yang lebih mumpuni.

Ikuti Bimbingan Belajar

Sebenarnya biaya masuk STAN itu sangat bisa terjangkau. Dibandingkan dengan biaya kita mencari universitas ke sana ke mari. Akan tetapi untuk bisa diterima di sekolah ikatan dinas bukanlah perkara yang mudah. Kita harus bersaing dengan puluhan ribu.

Tahun 2017, kursi yang disediakan hanya 6.961 namun pendaftar mencapai 166.315. Artinya hanya 4% yang akan diterima di sekolah ini. Kita harus benar-benar menyiapkan diri.

Trik pertama, coba fokus ke tes tahap pertama dulu. Baru kita memikirkan untuk mengikuti tes selanjutnya. Perbanyak membeli buku yang isinya soal USM STAN. Pelajari soal-soal dari buku itu. Soal USM STAN terdiri dari soal TPA dan TBI. Mungkin bagi sebagian orang soal TPA mudah, hanya perku waktu yang tepat dan cepat.

Dari 120 soal yang diberikan, hanya diberikan waktu 100 menit untuk mengerjakan. Soal TBI sendiri lebih sulit dari soal bahasa Inggris waktu SMA. Dari kedua tes yang diujikan, minimal harus benar 1/3 di masing-masing TPA dan TBI. Apabila salah satunya kurang, walaupun nilai lainnya tinggi tetap dinyatakan gagal.

Lebih baiknya disarankan untuk mengikuti bimbingan belajar yang materinya mengacu pada soal masuk STAN. Ini akan sangat membantu. Biasanya belajar sendiri tanpa ada guru, kita akan kesulitan. Misal memang disediakan kunci jawaban di buku-buku itu, namun biasanya penjelasannya kita kurang mengerti. Dan juga waktu pengerjaannya lama sehingga kita akan kehabisan waktu saat mengerjakan.

Intinya perbanyak bacaan agar kita lebih banyak pengetahuan, khususnya tentang verbal. Saat mengerjakan soal bacaan, cari dulu kunci soalnya baru kita baca paragraf yang dijadikan soal. Banyak berlatih tidak cukup satu atau dua kali. Karena saingan semakin ketat, tentunya soal yang diberikan akan lebih menantang.

Masuk STAN memang sulit, tapi dengan berusaha pasti kita bisa. Pilih tempat bimbingan belajar yang metodenya sesuai dengan karakter kita. Sebenarnya yang menjadi kesulitan utama adalah rasa takut dalam diri kita. Hilangkan rasa takut itu. Mencoba dan serahkan semuanya, percaya kamu pasti bisa.

Kesulitan lain di temui karena persiapan kita yang terlalu singkat. Sehingga belum banyak soal-soal yang kita kerjakan. Atur waktu dan pasang target untuk diri kamu sendiri, perbanyak referensi dan bacaan-bacaan.

Yang harus pertama di kalahkan itu diri pribadi, rasa minder akan materi yang diujikan, pesaing yang banyak, dan kuota yang terbatas menjadi momok sendiri. Hilangkan rasa takut itu. Kalau belum mencoba kita tidak akan tahu sejauh mana kemampuan kita. Siapkan diri dengan matang. Ingat, biaya masuk STAN bukanlah hal yang perlu ditakuti, persiapkan diri atur jadwal belajar yang tepat, dan jangan takut mencoba.